Isi Artikel

Disaat seperti sekarang ini, persaingan mencari pekerjaan cenderung terus meningkat. Apalagi ditambah dengan laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini cenderung minus, artinya hanya ada sedikit perusahaan yang membuka lowongan kerja.

Angka lulusan kerja dan lowongan kerja yang tidak sebanding menjadikan persaingan kerja semakin tinggi. Meskipun seperti itu Anda perlu untuk selalu bersemangat, salah satunya dengan melamar pekerjaan tidak hanya pada satu perusahaan saja.

Salah satu cara yang paling umum dilakukan para pencari kerja saat ini adalah mencari informasi lowongan secara online di internet. Selain mudah dan cepat, kelebihan online adalah pencari akan dibanjiri banyak sekali informasi, mulai dari lowongan kerja, aplikasi, hingga situs yang harus dipilih.

Namun, saking banyaknya daftar lowongan hingga situs, tentu pencari kerja akan kewalahan memilih papan iklan (board job) lowongan kerja. Tentu banyak kriteria yang harus dipertimbangkan agar tak tertipu lowongan kerja abal-abal. Antara lain, lowongan kerja mana yang terpercaya, resmi, paling banyak dikunjungi, fiturnya mudah digunakan, yang paling cepat memproses lamaran, dan sebagainya

Hiring

Di zaman teknologi canggih seperti sekarang ini, berbagai pihak berlomba-lomba memberikan kemudah bagi masyarakat. Salah satunya adalah dalam mencari kerja. Sekarang mencari pekerjaan sudah tidak perlu melihat berbagai iklan di koran, dan tidak perlu datang door to door ke sebuah perusahaan yang ingin kita lamar, atau bahkan repot mengikuti berbagai kegiatan seperti jobfair di berbagai tempat.

Hanya dengan duduk manis di depan komputer, juga dengan memakai gadget, maka para pencari kerja hanya perlu mengunjungi situs atau aplikasi pencari kerja. Dengan mudahnya para pencari kerja akan dapat terhubung secara langsung dengan berbagai perusahaan, secara gratis.

Seperti halnya 2 Platform pencari kerja Jobstreet dan Qneksi, jika dibandingkan mana yang lebih baik?

Jobstreet

Pengembang situs asal negeri Jiran Malaysia ini berkembang sebagai fasilitator pencocokan dan komunikasi lapangan kerja antara pencari kerja dan perusahaan, di Malaysia, Filipina, Singapura, Indonesia dan Vietnam.

Situs pencari kerja yang didirikan pada tahun 1997 ini disebut memiliki kurang lebih 80 ribu perusahaan yang tergabung dan 11 juta pencari kerja yang terdaftar. Bagi para pencari kerja hanya perlu mendaftar dan masuk ke dalam situs untuk memperbarui profil diri, guna menarik atensi dari perusahaan yang dituju.

Jika beruntung, pelamar akan dihubungi langsung oleh manajemen perusahaan melalui email atau nomor telepon pelamar yang telah dicantumkan dalam informasi diri.

Jobstreet juga memberikan akses bagi penggunanya untuk memantau proses lamaran: mulai dari sudah diterima, panggilan wawancara, hingga proses lanjutan lainnya.

Bahkan jika lamaran telah dilihat oleh perusahaan yang dilamar, pengguna akan diberitahukan informasi tersebut, serupa juga dengan panggilan wawancara. Perusahaan bisa memanggil wawancara melalui Jobstreet atau menghubungi kontak pribadi secara langsung.

Dengan fitur yang lengkap dan memiliki banyak pengguna ini menjadikan Jobstreet menjadi situs penyedia informasi pekerjaan yang terpercaya dan user-friendly.

Qneksi

Pendekatan rekrutmen tradisional memberikan hasil yang sulit diprediksi (portal lowongan kerja) atau terbilang mahal untuk posisi yang sulit terisi (jasa headhunter), ditambah persaingan yang semakin ketat dalam merekrut pekerja saat ini. Salah satu solusi dari rekrutmen modern adalah proactive sourcing melalui referral, singkatnya rekrutmen referral.

Setiap orang memiliki koneksi profesional dan pribadi. Jika kita menjumlahkan kedua kelompok koneksi terpisah ini menjadi satu koneksi yang lebih besar, kita dapat melihat potensi kekuatan koneksi dari banyak orang. Lalu bagaimana pemberi kerja dapat secara praktis memanfaatkan kekuatan ini untuk memaksimalkan rekrutmen dan meminimalkan biaya?

Sebuah program rekrutmen referral yang baik dapat menghasilkan kandidat berkualitas lebih cepat dengan biaya dan tingkat turnover pekerja yang lebih rendah. Namun, tanpa memanfaatkan teknologi tidak tampak begitu jelas bagaimana pemberi kerja dapat secara efisien merampingkan dan mengotomatisasi proses, komunikasi, dan reward kepada orang yang membagikan koneksinya (referrer).

Qneksi berasal dari kata “Koneksi”, namun yang kami maksud adalah Koneksi banyak Orang. Kami mengubah "K" pertama menjadi "Q", Quality dan menyembunyikan "O" setelahnya karena kami ingin menekankan bahwa melalui koneksi banyak orang, kami dapat membantu meningkatkan skala rekrutmen lebih berkualitas dan lebih cepat.

Untuk memasang lowongan di Qneksi. Para referrer bersedia membagikan koneksinya karena mereka termotivasi untuk membantu koneksi mereka mendapat pekerjaan, membantu perusahaan mereka, ingin terlihat lebih bernilai di mata sesama, atau menghasilkan uang dari reward yang diberikan.

Pada intinya, Qneksi adalah ekosistem untuk banyak orang membantu koneksinya mendapatkan pekerjaan dan membantu pemberi kerja merekrut lebih cepat dengan biaya rendah melalui mekanisme referral.

Lalu apa perbandingan keduanya?

Jobstreet

1. Kelebihan

  • Tampilan yang enak dipandang mata bagi pada pengguna situs tersebut.

  • Memberikan beragam informasi yang menarik bagi para pencari pekerjaan dan bagi para penyedia pekerjaannya.

  • Mudah digunakan oleh para pengguna situs tersebut karena terdapat tips dalam mengisi data-data diri atau spesifikasi yang diinginkan oleh pencari kerja.

  • Fungsi keamanan Auto Log Out ini dapat memberikan peningkatan keamanan terhadap aplikasi dan menghindari penyalahgunaan dari pihak lain.

  • Memberikan lowongan kerja di luar negeri dari Asia Tenggara bahkan hingga Eropa dan Afrika.

  • Pencari lowongan kerja dapat memilih kategori lowongan kerja yang sesuai dengan keinginan mereka baik lokasi, atau mencari lowongan yang sedang membutuhkan banyak pekerja.

  • Terdapat fasilitas careersjobstreet.id yang bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para pencari kerja nya dalam membantu peningkatan karir dan sebagainya.

2. Kekurangan

  • Meskipun user-friendly dan memberikan banyak informasi yang berguna bagi para pencari kerja, namun apabila pengguna kurang paham dengan tampilan yang "kosong" seperti ini pengguna bisa "tersesat" dalam mengaksesnya.

Qneksi

1. Kelebihan

A. Manfaat Program Referensi Karyawan

  • Biaya menjalankan program rujukan tidak sama dengan metode perekrutan lainnya.

  • Dengan program rujukan karyawan yang berhasil, sebuah bisnis mungkin menyadari bahwa mereka tidak perlu menggunakan saluran perekrutan alternatif seperti papan pekerjaan atau agen perekrutan dan headhunter.

  • Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi karena anggaran insentif dan penghargaan diperlukan untuk permulaan.

  • Namun, mengisi posisi yang kosong melalui referensi karyawan jauh lebih cepat karena kualitas aplikasi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan saluran rekrutmen lainnya.

  • Oleh karena itu, perekrut menghabiskan lebih sedikit waktu dan uang untuk perekrutan, posting pekerjaan, dan banyak lagi.

B. Memiliki Tingkat Retensi Karyawan Yang Lebih Tinggi

  • Karyawan yang dipekerjakan melalui program rujukan cenderung memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi.

  • Oleh karena itu, mereka bertahan lebih lama di perusahaan dan lebih produktif.

  • Meskipun hanya menggunakan situs karir dalam perekrutan menghasilkan tingkat retensi karyawan sebesar 33%, menggunakan program rujukan karyawan meningkatkan tingkat menjadi 46%.

C. Bentuk Branding Perusahaan

  • Dengan sering berbagi pekerjaan di media sosial dan mengadvokasi perusahaan, karyawan memposisikan perusahaan sebagai pemberi kerja yang baik.

  • Oleh karena itu, alat rujukan yang baik memungkinkan karyawan untuk berbagi pekerjaan dengan branding perusahaan dengan mudah, dan menambahkan pesan pribadi.

D. Membantu menemukan Kandidat Pasif

  • Beberapa calon karyawan mungkin cocok dengan posisi pekerjaan tertentu dengan sempurna, tetapi mungkin tidak menyadari posisi yang terbuka karena mereka tidak secara aktif mencari pekerjaan baru.

  • Selain itu, jika mereka puas dengan posisi mereka saat ini, mereka mungkin membutuhkan lebih banyak bujukan untuk melamar pekerjaan baru. Mungkin sulit bagi perekrut untuk meyakinkan mereka, tetapi teman dan keluarga dapat membantu.

  • Kandidat pasif cenderung lebih menerima orang-orang yang dekat dengan mereka daripada manajemen.

  • Oleh karena itu, seorang karyawan dapat dengan mudah membujuk mereka untuk bergabung dengan perusahaan dan memungkinkan perekrut mengakses kandidat pasif dan talenta terbaik.

E. Meningkatkan Semangat

  • Ketika calon yang dirujuk dipekerjakan, karyawan yang merujuk mengalami dorongan moral yang signifikan karena insentif.

  • Oleh karena itu, mereka termotivasi untuk merujuk lebih banyak orang ketika ada posisi yang kosong.

  • Menghargai insentif dan penghargaan sangat penting untuk mempertahankan motivasi karyawan yang mungkin berpartisipasi dalam program rujukan, tetapi belum berhasil merekrut.

2. Kekurangan

Metode employee referral juga dapat menyebabkan manajer perusahaan menipu karyawan. Karyawan yang merekomendasikan orang lain memastikan bahwa mereka menjelaskan kualitas orang yang mereka rekomendasikan.

Tentu saja, ini memungkinkan para eksekutif, departemen personalia, dan karyawan lain untuk percaya bahwa pendatang baru di perusahaan dianggap sangat terampil. Namun, ternyata kualitas orang baru bisa melebihi ekspektasi.

Kualitas dari pendatang baru yang direkomendasikan tidak selalu sebagus atau semenarik cerita karyawan yang merekomendasikan mereka. Lain halnya jika rekrutmen karyawan baru dilakukan melalui Career Page dan sesuai dengan prosedur yang berlaku di perusahaan untuk perekrutan karyawan baru. Kualitas karyawan baru dapat dinilai melalui berbagai tes yang dirancang khusus untuk merekrut karyawan baru.

Kesimpulan

Setelah membaca penjelasan di atas, semoga Sobat Qneksi mampu memilih metode mana yang cocok untuk proses rekrutmen yang akan dijalankan nanti karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Pastikan selalu kebutuhan dan tujuan rekrutmen juga pertimbangan lainnya sebelum memulai proses pencarian kandidat untuk menghindari effort yang sia-sia.

Metode dan sumber proses rekrutmen di atas adalah sebagian dari apa yang sudah ada sekarang. Tidak menutup kemungkinan, dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi juga budaya, metode dan sumber rekrutmen juga akan berkembang dan akan semakin memudahkan perusahaan dalam mencari SDM yang ideal.

Atau, tidak ada salahnya juga jika Anda mengembangkan sendiri metode dan sumber rekrutmen yang menurut Anda efisien dan costless yang sesuai dengan kapasitas perusahaan, bukan?

Artikel Terkait
Glints vs Qneksi. Platform mana yang terbaik untuk mencari kerja?
Hiring
Glints vs Qneksi. Platform mana yang terbaik untuk mencari kerja?
Catatan! Ini dia 6 tips mencari pekerjaan di masa pandemi
Hiring
Catatan! Ini dia 6 tips mencari pekerjaan di masa pandemi